Tadarus bersama Mas Bro (4)

Siapa Yang Banyak Memberi Pasti Banyak Menerima

Ilustrasi (gluteranews)
Ilustrasi (gluteranews)

MALANG - Lho banyak memberi kok bisa banyak menerima ya? Kedengarannya memang kontroversial. Tapi ketika paham ilmu ini, kita bisa mendapatkan kekayaan dengan sangat cepat.

’’Artinya, semakin banyak kita memberi nilai tambah, kita akan semakin banyak menerima uang. Semakin kita banyak memberi nilai tambah kepada banyak orang sekaligus, yakni dengan menggunakan faktor kali, maka kita akan mendapatkan uang lebih banyak dengan lebih cepat,’’ jelas Andri Ariestianto, Maestro Glutera Indonesia.

Mengapa begitu? Ini adalah prinsip. Ketika fokus membuat orang mendapatkan benefit, akhirnya kita akan mendapatkan manfaat dan kita akan mendapatkan benefit berikutnya.

Dalam hidup ini kita harus selalu buat nilai tambah. Semakin banyak nilai tambahnya, yang tidak pernah terjadi di dalam perusahaan lain, ataupun barang-barang atau jasa yang lain.

Contoh 1

Setiap Glutera melakukan training, kita berikan gratis. Kalau ada biaya itu lebih pada mengganti akomodasi hotel (coffee break, makan siang/malam,dsb). Makanya banyak orang senang ikut training Glutera.

Belum lagi jam training selalu kita berikan lebih. Umumnya training 6 jam kita berikan sampai 9 jam, bahkan lebih. Kadang kita berikan materi bonus tambahan, plus modul lengkap.

Contoh 2

Materi promosi di gadget. Mulai DP BBM sehari ganti 3 kali, kalau dihitung-hitung sudah lebih dari 4.000 DP BBM. Belum lagi BC-BC positif.

Contoh 3

File Presentasi dibagi bagikan atau dicopy gratis oleh banyak Gluver. Memberikan banyak produk lebih dari yang dibayarkan, seperti bonus promo.

Contoh 4

Management turun langsung memberikan training, bahkan membantu presentasi pada Gluver. Selain memberikan lebih, juga memberikan kepercayaan diri pada diri Gluver. 

’’Masih banyak lagi yang kita berikan, terlalu banyak hingga perlu berjam-jam untuk menulisnya. Jadi sangat wajar kalau Glutera selalu nomor 1 dan terbaik. Karena selalu terbaik dalam memberikan dengan kualitas yang no 1 juga,’’ tandas Andri.

Seandainya Glutera hanya memikirkan faktor kali tanpa terus memberikan nilai tambah, maka Glutera tidak akan sebesar ini. Bisa jadi masuk kategori pembawa bencana alias maunya faktor kali tanpa membuat nilai tambah.

’’Jadi, fokuslah untuk selalu memberi nilai lebih dari yang kita terima. Kalau kita hanya menerima 100, dan juga kita memberikan hanya senilai 100, berarti kita pas dan layak untuk tidak naik gaji. Kalau kita mau mendapatkan banyak, kita harus beri lebih banyak lagi,’’ ujarnya.

Perusahaan telah memberikan contoh banyak memberi akan banyak menerima. Dengan harapan akan ditiru oleh Gluver. Apakah banyak yang sudah meniru? Banyak sekali.

Siapa saja? Ya, mereka yang dalam waktu cepat mempunyai banyak jaringan dan mempunyai duit miliaran rupiah. Bisa dijamin itu pasti Gluver yang banyak memberi.

’’Orang pelit adalah orang yang tidak mau berkorban. Orang yang tidak mau berkorban susah jadi orang kaya,’’ tutur motivator nomor 0,1 di Indonesia ini.

Ada kisah nyata, dimana ada seorang member, setelah bonusnya besar kehidupannya berubah, gaya hidup berubah. Dia lupa (pelit) tidak berbagi alias tidak melakukan sebanyak mungkin training lagi alias mengajari.

Tidak pernah lagi membuat acara preview, sampai lupa caranya presentasi. Dalam bahasa motivasinya sudah lupa tidak bergerak alias terlalu lama diam, hingga susah untuk bangun.

Apa yang terjadi? Dia menjadi sombong dan ngeyelan. Lama lama hartanya habis, karena tidak melakukan faktor kali. ’’Itu yang namanya kaya sesaat! Dan Alhamdulillah, orang-orang seperti ini sudah tidak ada lagi di Glutera. Ingat, Glutera di-design untuk orang-orang yang mau berbagi,’’ tegas Mas Bro.

Makanya motto Glutera sejak awal berdiri tetap sama sampai sampai detik ini. Low Profile Helping People. Sampaikan ke banyak orang walaupun hanya cuma satu ayat Glutera. 

’’Semoga serita saya ini, bisa memberikan inspirasi bagi keluarga Glutera Lovers di seluruh Dunia. Amin,’’ ujar Andri. (*)

Rochmat Shobirin
Rochmat Shobirin
Jurnalis di media online TIMES Indonesia sejak 2014 I Twitter: @timesindonesia I Email: redaksi@timesindonesia.co.id

Komentar Anda

Redaksi: redaksi[at]inatimes.co.id

Informasi pemasangan iklan
hubungi : marketing[at]inatimes.co.id | glutera[at]inatimes.co.id